Jumat, 02 Desember 2016

Cara Mengatasi Laptop Ngelag, Lemot, dan Not Responding

Hei guys, kali ini cara awesome akan memberikan tips bagaimana mengatasi laptop yang ngelag, lemot, dan not responding.

Mungkin Anda pernah saat sedang bermain game, mengerjakan tugas, bahkan browsing laptop Anda mulai ngelag, lemot dan sampai-sampai muncul peringatan not responding yang memaksa Anda harus force close aplikasi tersebut. Memang sangat menyebalkan dan saya sendiri juga pernah mengalaminya.

mengatasi laptop ngelag, lemot, & not responding

Kemudian saya coba browsing untuk mencari tau bagaimana solusi untuk mengatasi laptop saya yang ngelag itu. Di artikel ini sudah saya rangkum apa-apa saja yang bisa membuat laptop menjadi ngelag, lemot, dan not responding serta cara mengatasinya.

1. Memori RAM atau Harddisk yang kecil

RAM adalah sebuah memori pada laptop kita. Dimana setiap aplikasi yang berjalan pasti akan menggunakan sumberdaya RAM. Coba Anda perhatikan, apakah kapasitas RAM pada laptop Anda sudah cukup kuat untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang Anda gunakan? Begitu juga dengan harddisk jika kapasitas harddisk semakin kecil maka kemungkinan laptop ngelag dan lemot juga sering terjadi.

Untuk RAM, coba Anda cek system requirement dari setiap aplikasi yang Anda gunakan. Pastikan sudah sesuai dan tidak melebihi kapasitas RAM pada laptop Anda. Untuk harddisk, coba Anda hapus beberapa file atau folder yang tidak terlalu penting hingga harddisk Anda tidak terlalu penuh.

2. Banyak aplikasi yang berjalan secara bersamaan

Meskipun kapasitas RAM laptop Anda sudah besar namun jika menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan tentu saja dapat menyebabkan RAM Anda penuh. Berikut cara untuk melihat aplikasi apa saja yang berjalan di laptop kita.
  1. Tekan CTRL Alt Del secara bersamaan, pilih Start Task Manager.
  2. Klik bagian tab Processes. Disini akan tampil beberapa aplikasi yang berjalan di laptop Anda.
  3. Klik aplikasi yang dirasa kurang penting, lalu klik End Process.
  4. Untuk melihat hasilnya silahkan klik tab Performance.
Note Hati-hati saat memilih aplikasi yang ingin di End Process.

Ada juga program yang berjalan secara otomatis saat laptop baru dinyalakan. Seperti widget, startup maupun service windows. Program-program ini juga menggunakan RAM sebagai sumberdayanya. Untuk melihat program yang berjalan pada startup maupun service, tekan Windows + secara bersamaan. lalu ketik msconfig. Lalu pilih tab Startup atau Service.

Berikut beberapa service yang bisa dinonaktifkan.
  • Application Experience
  • Diagnostic Policy Service
  • Distributed Link Tracking Client
  • IP Helper
  • Offline Files
  • Portable Device Enumerator Service
  • Protected Storage
  • Secondary Logon
  • Security Center
  • Tablet PC Input Service
  • TCP/IP NetBIOS Helper
  • Windows Error Reporting Service
  • Windows Media Center Service Launcher.

3. File temporary yang sudah banyak

File temporary adalah file yang tersimpan sementara di laptop kita. Contohnya saat Anda browsing, browser akan menyimpan beberapa temporary file seperti cache, atau cookies. Cache atau cookies berfungsi saat situs tersebut dibuka lagi, prosesnya akan lebih cepat. Tapi jika file ini sudah banyak juga dapat membuat laptop menjadi berat. Cara membersihkannya seperti berikut
  1. Klik Start lalu ketik Disk Cleanup
  2. Lalu pilih drive yang ingin dibersihkan. Tunggu beberapa saat sampai proses scanning selesai.
  3. Setelah scanning selesai, klik OK.
Namun jika Anda tidak ingin repot untuk membersihkannya, Anda dapat menggunakan aplikasi CCleaner. Dia akan menghapus semua data yang tidak penting (junk file) dan registry yang rusak atau hilang dengan cepat.

4. Laptop terkena Virus/Malware

Virus juga salah satu penyebab laptop menjadi lemot atau ngelag. Karena ada beberapa virus yang dapat menduplikat diri atau membuat file-file aneh sehingga menyebabkan kapasitas harddisk berkurang. Virus biasanya dapat menyebar dengan mudah lewat flashdisk, komputer di warnet dan fotokopian atau dari file yang didownload dari tempat yang tidak aman.

Untuk mengatasinya gunakan Antivirus yang paling terbaru agar dapat mengenali jenis-jenis virus saat ini. Antivirus akan mengecek secara otomatis dan mengkarantina file-file yang terkena virus tersebut. Beberapa antivirus yang saya sarankan adalah Avast, Norton, KasperSky, Eset, & AVG.

5. Gunakan Fitur Best Performance

Fitur Best Performance dapat digunakan untuk membuat sistem operasi lebih ringan dan meningkatkan performa laptop dengan cara menonaktifkan fitur-fitur windows yang kurang dibutuhkan. Fitur ini cocok digunakan saat Anda sedang buka aplikasi yang membutuhkan memori besar dan saat main game-game yang berat. Cara menggunakan fitur best performance dapat dilihat dibawah ini
  1. Klik Start, klik kanan pada menu Computer, dan pilih Properties. Lalu tampil windows System yang menampilkan informasi laptop/PC Anda.
  2. Lalu klik menu Advanced system settings dan akan muncul windows System Properties.
  3. Klik Settings pada tab Advanced di bagian Performance.
  4. Pada tab Visual Effects pilih Adjust for best performance, lalu klik Apply dan OK.
Cara-cara diatas sudah saya coba sendiri dan mampu meningkatkan performa laptop saya sehingga menjadi lebih cepat tanpa lemot dan ngelag. Sekian tips kali ini semoga bermanfaat.

0 komentar

Posting Komentar